Wednesday, May 8, 2013

Obat Generik Berlogo Menyehatkan Rakyat

Hidup di Indonesia itu layaknya hidup di sebuah negeri dongeng. Coba deh kita banyangkan, hidup di negeri yang kaya raya ini, kalau terkena sakit. Ibarat jatuh, tertimpa tangga pula. Bagaimana tidak selain harus menggung rasa sakit, juga harus berfikir bagaimana supaya bisa mendapatkan obat yang terjangkau dan pelayanan kesehatan yang layak. Kondisi ini tentunya sangat ironis sekali jika kita bandingkan dengan keadaan bangsa Indonesia yang banyak disebut orang sebgai zamrut katulistiwa. Indonesia dikarunia tanah yang subur, laut yang luas dengan segala isinya, penduduk yang besar dengan segala potensi yang dimiliki, posisi yang strategis terletak dijalur lintas perdagangan intenasional. Akan tetapi kondisi kehidupan rakyatnya sangatlah miris sekali. Terutama dibidang kesehatan.

            Kita semua pasti pernah mendengar banyak hal yang kurang menyenangkan yang berkaitan dengan kesehatan di negera kita ini. Mulai dari perawatan di rumah sakit yang tebang pilih, kejadian mal praktek dan banyak lagi yang berkaitan dengan pelayanan yang sangat merugikan terutama bagi masyarakat kecil. Namun tidak juga semua lini kesehatan tidak berpihak dengan masyarakat terutama masyarakat kecil. Akan tetapi masih ada beberapa bagian yang bisa menjadi solusi untuk meringankan beban masyarakat terutama dibidang obat-obatan. Salah satunya yaitu melalui program Obat Generik Berlogo.

            Sejak tahun 1989, Pemerintah telah  menggulirkan kebijakan Obat Generik Berlogo agar  masyarakat mendapatkan obat yang bermutu, aman dan efektif dengan harga yang  terjangkau dan tercukupi jenis maupun jumlahnya. Dinamakan Obat GenerikBerlogo, atau dikenal juga dengan OGB, karena obat ini ditandai  dengan logo lingkaran hijau bergaris putih dengan tulisan "GENERIK" di bagian tengahnya. Obat ini diproduksi oleh beberapa pabrik berbeda, terutama BUMN. Namun, namanya tetap sama, yaitu sesuai dengan nama kandungan zat aktifnya yang berkhasiat obat. 




                                                        Gambar Logo Obat Generik

Obat Generik ini sangat berbeda dengan tanggapan masyarakat yang beranggapan bahwa Obat Generik Berlogo adalah obat yang masa pakainya sudah habis, sehingga tidak aman ketika di konsumsi dan berbahaya. Sehingga obat ini dijual lebih murah oleh pemerintah. sesungguhnya yang dimaksud dengan obat generik adalah obat yang telah habis masa patennya. Jadi bukan obat yang habis masa pakainya, oleh karena itu Obat Generik aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Obat yang masih berada dalam masa paten disebut obat paten atau obat originator. Obat paten hanya diproduksi oleh pabrik yang memiliki hak paten, sehingga umumnya  dijual  dengan harga yang sangat tinggi, karena tidak ada kompetisi. Hal ini biasanya untuk menutupi biaya penelitian dan pengembangan  obat  tersebut, serta biaya promosi yang tidak sedikit. Setelah habis masa patennya, obat tersebut dapat diproduksi oleh semua industri farmasi. Obat inilah yang disebut obat generik. Setiap pabrik memberi nama sendiri sebagai merek dagang. Obat ini di Indonesia dikenal dengan nama obat generik bermerek atau branded.

Pada prinsipnya, tidak ada perbedaan dalam hal mutu, khasiat dan keamanan antara obat generik dengan obat bermerek, maupun obat paten dengan kandungan zat aktif yang sama. Pasalnya, produksi obat generik juga menerapkan Cara Produksi Obat yang Baik, seperti halnya obat bermerek maupun obat paten. Selain itu, untuk zat aktif tertentu, Pemerintah  mempersyaratkan uji bioavailabilitas dan bioekuivalensi obat generik, untuk menyetarakan khasiatnya dengan obat originatornya.


                                                                    Gambar Ilustrasi

            Penyebab harga Obat Generik Berlogo jauh lebih murah dibandingkan dengan obat paten ialah karena, pada pembuatan Obat Generik tidak  membutuhkan biaya penelitian dan pengembangan, studi-studi klinis maupun promosi. Sehingga harga Obat GenerikBerlogo jauh lebih murah dibandingkan dengan obat paten.

            Masyarakat maupun tenaga kesehatan tidak perlu meragukan mutu obat generik, karena harganya yang murah. Anggapan bahwa  obat generik  adalah obat  orang  miskin  tidaklah benar. Namun sayangnya, masih banyak masyarakat yang menganggap obat generik sebagai obat kelas dua, dan cenderung  meragukan  kualitasnya. Masyarakat/pasien cenderung  tidak  bertanya mengenai obat yang diresepkan, disamping kurangnya informasi dari tenaga kesehatan baik dokter penulis resep maupun tenaga kefarmasian di apotek.  Padahal, jika masyarakat mengenal dengan baik mengenai manfaat dan kelebihan obat  generik, maka masyarakat sendiri yang diuntungkan, karena memperoleh obat bermutu dengan harga terjangkau.Untuk itu, baik dokter maupun tenaga kefarmasian hendaknya melakukan edukasi dan memberikan informasi yang lengkap dan dibutuhkan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat sebagai penerima  manfaat dapat mensejahterakan dirinya  dengan memperoleh kesehatan yang berkualitas  namun terjangkau.

                                                                  Gambar Ilustrasi

            Jadi untuk masyarakat jangan takut lagi menggunakan Obat Generik Berlogo, dijamin aman dan punya mutu serta kualitas yang sama dengan obat paten ataupun obat originatornya. Demikian tulisan ini semoga bisa membantu memberi edukasi kepada masyarakat sehingga tidak salah pemahaman berkaitan dengan Obat Generik Berlogo ini. Sehingga program Obat Generik Berlogo ini bisa tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama masyarakat kecil.

No comments:

Post a Comment