Menyajikan info terkini dunia pendidikan dan berita-berita menarik

Thursday, November 12, 2020

OJK Minta Masyarakat Riau Waspadai Investasi Ilegal Vtube

51 comments

https://www.birulangit.id/?m=1

Birulangitid-Masa pandemi Covid-19 tampaknya menjadi peluang tersendiri bagi penyebaran praktik investasi illegal dengan memanfaatkan media online yang secara mudah dan murah diakses oleh masyarakat. 

Dikutip dari mediacenter.riau.go.id Hal ini terlihat dari penambahan kasus investasi ilegal selama tahun 2020 yaitu sebanyak 394 kasus dari total 838 kasus yang terjadi dalam 5 tahun terakhir di Indonesia berdasarkan siaran pers yang dikeluarkan Satgas Waspada Investasi. Total kerugian masyarakat yang disebabkan investasi ilegal dalam 10 tahun terakhir yaitu mencapai kurang lebih Rp92 Triliun. 

Kepala OJK Provinsi Riau, Yusri mengatakan bahwa salah satu investasi ilegal yang sedang marak di tengah masyarakat yaitu PT Future View Tech atau lebih dikenal dengan Vtube yang menggunakan media online dalam menjalankan praktik investasinya yaitu dengan menawarkan paket investasi kepada masyarakat dengan memberikan return hanya dengan menonton video dan iklan pada website Vtube. 

"PT Future View Tech atau Vtube sudah dinyatakan sebagai investasi ilegal berdasarkan siaran pers Satgas Waspada Investasi No SP 06/SWI/VII/2020 tanggal 3 Juli 2020 dikarenakan tidak memiliki izin dan berpotensi merugikan masyarakat," kata Yusri di Pekanbaru, Kamis (12/11/2020) malam. 

Kata Yusri lagi, penyebaran investasi Vtube sudah meluas dan menjangkau masyarakat di banyak daerah di Indonesia termasuk di Provinsi Riau. Hal ini dikarenakan aksesnya yang mudah dan tidak dikenakan biaya pendaftaran atau gratis bagi anggota yang baru bergabung, namun akan dikenakan biaya kepada anggota apabila ingin melakukan top up atau upgrade level yang lebih tinggi untuk mendapatkan return yang lebih besar dengan estimasi keuntungan mencapai Rp70 Juta per bulan. 

Sebelum maraknya Vtube sebelumnya sudah banyak perusahaan investasi ilegal yang beroperasi di Provinsi Riau yang telah dihentikan oleh Satgas Waspada Investasi yaitu diantaranya PT Kampung Kurma Indonesia, HIPO, CV Tri Manunggal Jaya, E-Dinar Coin dan Multi Digital Poin. 

"Apabila masyarakat menerima penawaran investasi, agar terlebih dahulu dapat mengenali ciri-ciri dari investasi ilegal diantaranya tidak memiliki izin, menjanjikan imbal hasil yang tidak wajar, dan menawarkan investasi yang bebas risiko," sebut Yusri. 

Di samping itu, bagi masyarakat yang menemukan tawaran investasi yang mencurigakan dapat mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen OJK 157 atau dapat mengakses investment alert portal pada www.ojk.go.id untuk mengetahui daftar perusahaan investasi ilegal. 

"Hal ini harus menjadi perhatian bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih investasi dengan memperhatikan 2 L yaitu Legal dan Logis,” kata Yusri.

51 comments:

  1. Mana ada upgrade level harus bayar, lol

    ReplyDelete
  2. Vtube sudah banyak meresahkan warga..
    Stop vtube, bubarkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lo iri ya haha lo gagal ya dalam bisnis vtube makan tai dulu mas biar pinter

      Delete
    2. Rugi ny dimana hahaha.....klw ngak ngerti belajar dl...

      Delete
  3. Waduh pak Yusri,
    Enggak ada istilahnya untuk menaikkan level,harus Top UP....
    Level dan pringkat ataupun Rank di VTube itu,ditentukan dari prestasi seorang VTuber....
    Makanya ayo join dulu pak,,,
    Pahami dlu bisnis plannya...πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
    Monggo gabung,saya bimbing sampai 100% Paham....
    Salam SMart VTuber Riau....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kek ny bpk itu hrs d ajak join dl biar faham....

      Delete
    2. Sy mo gabung vtube klo.vpnya cm sehatga 1000 rupiah

      Delete
  4. Ngak paham dengan marketing plan vtube beginikah jadinya.......dalami dulu apa marketing plannya....

    ReplyDelete
  5. ayo pak gabung pak, vtube lumanyan nambah uang jajan perbulan pak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betol...betol...betol.biar d ajari smp tuntas

      Delete
  6. Ane bingung ya yang dirugikan siapa ane main gratisan zemua gk ada invastasinya pelajari lebih dalam dulu pa market plannya arah dan tujuannya kemana

    ReplyDelete
  7. Bingung saya dengan negara ini, kerugian para anggota vtube dari mananya, beda cerita dengn Q-net, itu jelas awalny mengeluarkan uang,,, ini mah daftar gratis cuman modal paket data, dari pada paket datanya dipakai buat nonton yg nga² sperti yg lagi viral mirip dgan gisel, mending nonton diaplikasi vtube, bisa jadi penghasilan

    ReplyDelete
  8. Ada2 saja..... klo blum paham jangan dulu memvonis pak... kami sbagai vtuber tdk merasa dirugikan... bahkan kami sbagai rakyat indonesia merasa di sejahterakan...

    ReplyDelete
  9. Hahaha untung dari mana??? Ga ngajak orang ga dapat duit yg pasti² ajalah klu mau berbisnis itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. yg bilang ngajak orang dlu baru dapet duit. berarti sudah menyebar fitnah.! tanpa ngajak orang pun dan tanpa modal masih bisa dapet nyairin.. sudah banyak buktinya

      Delete
  10. Istilah...ada kambing 🐐 hitam ini...wkkkk πŸ˜‚ semangat vitubers..

    ReplyDelete
  11. ini OJK RIAU BODOH TOLOL ATAU APA YA?
    GW DAH 2 BULAN JOIN VTUBE, GA PERNAH SAYA INVESTASI APA PUN.
    PERUSAHAN TIDAK PERNAH MEMINTA UANG KE MEMBER.
    PERUSAHAN TIDAK PERNAH MEMAKSA HARUS BELI INI DAN ITU.
    SEMUANYA GRATIS, DARI 0.3 SAYA KUMPULKAN ALHAMDULILLAH SEKARANG SUDAH 50 VP SAYA.
    KALAU BODOH JGN AJAK2 ORANG. CUKUP ANDA SENDIRI

    ReplyDelete
  12. mana tinggi legalitas sama pemberitaan hati hati penyebar berita hoak kena pasal UU IT

    ReplyDelete
  13. Hidup Vtuber,,,,saya saja gabung vtuber modal gratis,,,,siapa yang suruh top up,,,,aneh pemimpin ini...

    ReplyDelete
  14. Yang kaya begini kalau paham ndak mengerti, jangan berandai2 & berhalusinasi..jadi sugestinya stuck disitu doang, kalau memberikan statment pelajari dulu alurnya & kerangka kerja app nya.Paham sampai disitu ?!?

    ReplyDelete
  15. Dari sisi mana vtube merugikan masyarakat klo ga tau bisnis itu ga usah banyak bacot orang banyak bacat itu orang yg putus di tengah jln dr vtube bilang aja lo goblok ga tau cara mainnya sekolah tinggi2 ga ngerti sistem jual beli

    ReplyDelete
  16. Ayo jawab dr sisi mana vtube merugi kan ayo sini ku jabanin para2 haters atau para org2 sok pinter sekarepe dewe

    ReplyDelete
  17. Ayo jawab dr sisi mana vtuber merugikan masyarakat ayo saya jabanin para haters klo iri lo bilng sm gua ga usah jeleki2in vtuber deh dah sok pinter makany bnyakin makan tai lo biar ga oon haha

    ReplyDelete
  18. Gak ada wajib top up bapak, saya masuk vtube di bulan september. Tak ada sedikitpun uang saya keluar.

    ReplyDelete

  19. Klik link WA Yo
    πŸ‘‰ https://bit.ly/3d0FhXU

    siap marai daftar #VTube ro fingo dengan berawal hobi nonton iklan kita dapat duit dan bisa berbelanja di #fingo. Hhh penting promosi

    ReplyDelete
  20. yang buat berita ini dia yang buat rugi masyarakatπŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€ para member Vtube tidak ada yang merasa rugi ....gabung gratis dan jalankan misi bisa di tempuh dengan gratis pula...Vtube memang yang terbaik

    ReplyDelete
  21. Maaf ya pak Yusri atau orang yg buat berita ini...

    Bagus nya yang disampaikan itu laporan ojk yg terupdate dong.. Jangan laporan bulan juli 2020 tapi laporan ojk bulan september 2020... Apakah PT Future View Tech atau lebih dikenal dengan Vtube ada dalam daftar investasi ilegal di laporan ojk september 2020 tersebut.

    Ini saya kasih linknya supaya masyarakat Riau khususnya lebih cerdas.

    https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/Siaran-Pers-Satgas-Waspada-Investasi-Tutup-126-Fintech-Lending-Ilegal-dan-32-Investasi-Tanpa-Izin-.aspx

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harusnya bapak yg lebih cerdas, juli itu msh berlaku, soalnya ga bersifat kumulatif. Cb liat ada ga nama2 entitas ilegal selain vtube yg uda muncul di bulan juli trs muncul lg di bulan september? Ga ada lah, kan dftr baru, haisl investigasi yg baru. Pinteran dikit napa.

      Delete
  22. Yg belum gabung di vtube gk perlu deh menjatuhkan para vtube Indonesia,,, kalian di ajak biar paham apa itu vtube, merugikan apa tdk utk masyarakat yg sdh gabung,,, malah menguntungkan masyarakat sbb apa penjual Kouta Internet Jadi Laju usahany, dah yg rugi siapa, ya yg belum gabung sbb dah lihat Tetangganya dah pada cairπŸ‘πŸ‘ŒπŸ˜„Ada yg beli Mobil, ada yg beli motor, ada yg beli tanah kav, ada yg bersedekah di pNdemi ini,,, jd mereka iri kok bisa,, yaaaa bisa lah makan ny gabung biar nanti jadi berubah koment ny jd "WOW😱,,, KerenπŸ‘πŸ‘, OMGπŸ˜πŸ˜‚,,, dah pahammmmm

    ReplyDelete
  23. Saya gabung tapi tidak ada dirugikan

    ReplyDelete
  24. Pak mw tanya yang namanya investasi it apa yah...bukan nya investasi itu kita berbisnis dan memberikan modal ke perusahaan kah..??dan perusahaan itu akan mengembalikan uang kita dalam bentuk keuntungan dari bisnis it sampai perusaahan it berkembang..?
    Vtube aplikasi yg ngak mewajibkan dan ngak harus dan ngak investasi ke perusahaan...malahan d vtube sy dapat belajar yg namax bisnis yg sesungguhnya...sy dapat belajar bisnis dari misi gratus yg d berikan...memutar vp gratis hingga dapat ke untungan....banyak pengusaha2 micro d dalam aplikasi vtube ..mereka mempromosikan barang mereka...apakah pemerintah kita bisa membuat sebuah aplikasi yg dapat memprimosikan usaha2 kecil masyarakat..??harusx pemerintah mendukung vtube ..agar masyarakat secil dapat mempromosikan usahax dengan mengadalkan vp yg di dapat dengan gratis

    ReplyDelete
  25. Pemerintah kita terlalu memberatkan masyarakat...contoh mw pasang poster atw baleho untuk kepentingan promosi usaha kita di kenakan pajak...pengusahan kecil juga butuh wadah agar produk mereka bisa d kenal orang...bukan hanya produk2 luar yg membutuhkan banyk modal buat mempromosikan produk mereka

    ReplyDelete
  26. Ntar kalo terbukti scam pada mewek kayak yg sudah sudah..

    ReplyDelete
  27. Ntar kalo terbukti scam pada mewek kayak yg sudah sudah..

    ReplyDelete
  28. Biar rugi²sama sama.
    hanya org bermental miskin yg ngedown membaca nya

    ReplyDelete
  29. Jng pernah tergiur jenis investasi g jelas spt ini, no money easy. Sdh terlalu bnyk korban jatuh oleh iming2 return dari investasi2 spt ini. Semua awalnya juga manis2 semua pada akhirnya anda akan gigit jari. Sebarkan semua di sosmed akan bahaya investasi spt ini. Sya juga dapet share dari fb. Yg komen disini bnyk buzer2nya.... jng tergiusrr gaess

    ReplyDelete
  30. Klo saya butuh dan saya membeli apakah itu investasi ?
    Klo ia kenapa selama ini uang saya habis buat belanja di toko fi warung di restoran di pasar di penjual bakso ko saya tidak punya investasi yach??????

    ReplyDelete
  31. Yang gak paham investasi mending nyimak saja ya

    ReplyDelete
  32. Intinya bukan anda suka atau tidak suka dengan Vtube tpi intinya adalah tak kenal maka anda tak sayang

    Salam Vtuber iIndonesi

    ReplyDelete
  33. Klo saya butuh dan saya membeli apakah itu investasi ?
    Klo ia kenapa selama ini uang saya habis buat belanja di toko fi warung di restoran di pasar di penjual bakso ko saya tidak punya investasi yach??????

    ReplyDelete
  34. Katanya pinter tapi goblok siapa bilang v.tube merugikan masyarakat dan kerugiannya yang mana.. lol. Tetap semangat dan menjalankan misi hariannya

    ReplyDelete
  35. Saya salah satu pengguna Vtube ada baiknya juga berhati hati. Karena vtube tidak punya izin. Tidak salahkan berhati hati. Selagi kita sat ini tidak di rugikan lanjut aja dulu. Kalau dinyatakan saat ini vitube tidak berizin ada baiknya tuh segera diurus oleh pihak pengelola vitube

    ReplyDelete
  36. Saya salah satu pengguna Vtube ada baiknya juga berhati hati. Karena vtube tidak punya izin. Tidak salahkan berhati hati. Selagi kita sat ini tidak di rugikan lanjut aja dulu. Kalau dinyatakan saat ini vitube tidak berizin ada baiknya tuh segera diurus oleh pihak pengelola vitube

    ReplyDelete
  37. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  38. Vitube itu ilegal..iangan tertipu dg bisnis begituan..!

    ReplyDelete
  39. OJK adalah otoritas resmi pemerintah dan diisi orang-orang yang paham di bidangnya, jadi mereka tentu telah melakukan kajian mendalam.

    ReplyDelete