Wednesday, October 9, 2019

PEMILIK KEMENANGAN


PEMILIK KEMENANGAN
PEMILIK KEMENANGAN

Kemenangan! Adalah sebuah kata yang terdengar indah dan penuh makna. bahkan masih tetap indah walaupun kadang harus terluka untuk mencapainya- contohnya para pelari yang mungkin harus jatuh -dan kadang tidak hanya sekali- untuk mencapai garis finish.


 Apakah kalian ingin mendapatkan kemenangan? Pertanyaan bodoh apa itu? Ya tentu saja! Semua orang menginginkan kemenangan, dibanyak perlombaan, kemenangan dijadikan sebagai tujuan akhir dan ukuran kesuksesan. Bukankah seseorang ikut dalam suatu kompetensi untuk menang. Memang ada manusia normal yang menginginkan kekalahan?

Kebanyakan dari kita meyakini bahwa untuk menguji kemampuan haruslah dengan perlombaan kompetisi dan kawan-kawannya.  Seseorang mentargetkan diri harus menang jika mau menganggab atau dianggab memang memiliki kemampuan dalam bidang kompetensi tersebut.  Banyak dari peserta “perlombaan” ingin menjadi yang terbaik, terdepan atau apapun itu sebutan untuk sang pemenang. Kebanyakan dari kita berfikir bahwa dengan telah banyak berlatih, berusaha dan juga tidak lupa berdoa, maka  kita telah memenuhi semua syarat ikhtiar dan menjadi pantas untuk mendapatkan kemenangan.

Tapi, pernahkan kita berfikir dan mencoba menyadari beberapa hal, bahwa di arena kompetisi -apapun itu jenisnya- bukan hanya kita pesertanya! Semua orang memiliki kesempatan menang atau kalah seperti kita!, dan walaupun menyakitkan untuk mengakuinya, bukan hanya kita  yang telah berusaha, bukan hanya kita yang telah bekerja keras dan yang paling penting bukan hanya kita yang telah berdoa!


Lalu untuk apa kesombongan kita selama ini? Setiap orang berhak menang seperti kita. Perlu disadari bahwa  mungkin usaha, kerja keras dan doa mereka (baca : pemenang) itu lebih luar biasa dari apa yang telah kita lakukan.

Satu hal yang harus dipelajari dan disadari, kekalahan adalah peringatan! Bahwa kita belum boleh berhenti, kita masih harus terus bergerak! dan harus terus berlari mengejarnya. Namun jika takdir telah memberi  kita kemenangan dalam apapun itu urusan hidup, maka itu bukan berarti kita yang terbaik! kita yang terdepan! tapi itu adalah bekal, bekal semangat untuk kita terus memacu diri, bekal tenaga untuk terus bergerak, dan bekal pembuktian bahwa kita telah mensyukuri nikmat-Nya dengan menjani hidup dengan baik. (Oleh Suryani Srijayanti)


No comments:

Post a Comment