Kasus Covid-19 Riau, Didominasi Kasus Impor dan OTG

https://www.birulangit.id/

Birulangitid-Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Riau hampir mencapai 10 ribu orang. Berdasarkan data rilis data dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau, jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Riau mencapai 9.963 orang.


Dikutip dari mediacenter.riau.go.id 11 Oktober dilaporkan tambahan kasus berjumlah 306 orang. Meninggal dunia 5 orang. Kemudian, pasien positif Covid-19 yang sembuh berjumlah 115 orang. Dengan demikian, total pasien sembuh di Riau, menjadi 6.130 orang.

Gubernur Riau (Gubri), H Syamsuar, menanggapi melonjaknya kasus virus corona di negeri Lancang Kuning ini, mengatakan lonjakan kasus diantaranya disebabkan karena masuknya karyawan atau pegawai perusahaan-perusahaan dari luar Provinsi Riau.

Kasus covid impor yang kemudian terkonfirmasi di Riau, mendorong banyak perusahaan melakukan tracing dan melakukan swab mandiri. Kemudian kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) juga banyak bermunculan di Riau termasuk klaster diberbagai perkantoran.

Puncaknya, ledakan kasus Covid-19 di Riau terjadi pada September. Jumlahnya, 5.699 kasus. Namun trend lonjakan kasus sudah mulai terlihat pada Juli dan Agustus.

"Kasus covid di Riau mulai Maret. Setelah terjadinya covid-19, sampai saat ini terbanyak lonjakan pada September sebanyak 5.699 kasus. Artinya trend kenaikan mulai 1 September. Tapi Juli dan Agustus sudah mulai terlihat lonjakan kasus," papar Gubri, Sabtu (10/10) malam.

Pemprov Riau sendiri sampai saat ini terus melakukan swab mandiri, baik di perkantoran pemerintahan mau pun masyarakat. Gencarnya upaya swab di Riau itu juga menjadi penyebab terjadinya lonjakan kasus, guna mendeteksi sekaligus mencegah penyebaran covid-19.

"Kita sudah melakukan dengan membuat swab dengan target 1500 perhari. Setelah Kita lakukan, ternyata banyak ditemukan seiring klaster kasus, terutama di Pekanbaru," ungkap Syamsuar.

Hingga saat ini, untuk jumlah pasien Covid-19 dinyatakan Suspek yang Isolasi mandiri berjumlah 8.223 orang, Isolasi di RS berjumlah 233 orang, Selesai Isolasi berjumlah 28.759.Total Suspek berjumlah 37.329 orang. Sementara, Laboratorium Biomolekuler Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad Pekanbaru hingga saat ini telah memeriksa 109.793 spesimen. Hari ini sebanyak 1.586 spesimen di periksa, jumlah orang diperiksa tercatat 1.128 orang.