Mentoring Pisang Goreng - Lifestyle, Passion and Habit

Latest

Menampilkan Lifestle Passion and Habit Penulis

Sunday, November 11, 2012

Mentoring Pisang Goreng




Setiap orang pasti punya hal yang menarik didalam hidupnya, bahkan yang menjadi titik balik dari semua perubahan pada dirinya. Namun tidak banyak orang yang mendapatkan kesempatan itu atau mungkin juga sudah mendapatkan kesempatan itu namun g sadar sehingga berlalu begitu saja. Begitulah fitrah perjalanan manusia yang sangat unik dan menarik setiap individunya.


Keberhasilan juga bagian yang menarik dalam kehidupan kita, mengapa menarik?.. Karena Patokan keberhasilan memiliki nilai versi yang berbeda-beda bagi setiap individunya, itulah uniknya kehidupan. Ok brather n sistar pada kesempatan kali ini ana, ane, gua, aq, I, me, upsss sampai pada paragraph kedua ini jujur masih bingung buat nyebut diri ini pakai bahasa apaan, karena semuanya terpakai, hehe…Baiklah nampaknya harus ngambil keputusan ni, untuk kali ini biar lebih self confident pakai bahasa aq atau ane kadang-kadang hehe.

Nah gays n girls lu semua pasti dah pada ngertikan bahwa setiap orang tu harus punya pilihan dalam hidupnya, dan ketika sudah ngambil keputusan harus siap dengan segala resikonya bener kan?.. tapi masalahnya untuk mengambil sebuah keputusan itu bukanlah hal yang sangat mudah walau kadang kala kita menganggap mudah, semudah membalikan telapak tangan hehe.

Dulu ketika aq masih di SMA, ada sebuah keptusan besar yang harus aq ambil yaitu tetap berdiri dengan keangkuhan dan kebodohan diri sendiri atau serius belajar dengan segala hal pengalaman menarik didalamnya. Selama sekolah dari SD sampai ketingkat SLTA jujur aq bukanlah anak yang rajin dalam belajar, bahkan baca buku menjelang ujian aja males banget rasanya. Akan tetapi dengan kemalasan yang seperti itu aq masih bisa sedikit berbangga diri karena peringkat 3 besar di lokal g mau menjauh dari aq hehe…

Nah begitulah gambaran singkat kondisi aq,..Di SMA banyak hal baru yang benar-benar menuntut aq untuk bisa bertahan dengan segala keterbatasan dan keingintahuan yang cukup besar.  Tidak jauh berbeda dengan sekolah-sekolah menengah atas lainya yang pastinya banyak hal baru yang tidak pernah di jumpai ketika masih di tingkatan sekolah lanjutan pertama ( SLTP). Mulai dari yang namanya, saling merasa suka dengan lawan jenis, budaya barat yang ngetrend dan masih banyak lagi yang bisa dikatakan kurang positif nilainya.

Pada suatu ketika aq memberanikan diri untuk mengambil bagian dibarisan yang ketika itu guru agama menyebutnya rohis, dan kebetulan juga tu guru agama perhatian banget sama ane ( karena dah ngomongin rohis aq nya dig anti ane g pa2 kan gays?), sebabnya simple banget cumin karena katanya bacaan Al-qur’an ane tu diatas rata-rata untuk tadjuwidnya (bener pa salah ni ya tulisanya, kalau salah benerin ya hehe), so ane terus ditunjuk-tunjuk koordinir temen-temen untuk ngumpul dimushola dan ngegiatin yang namanya ngeduha. Padahal sebenernya ane kan juga masih pengen bisa main bareng temen-temen tanpa batasan (hehe waktu masih pengen ngawur ). Dengan sedikit keberatan tetaplah ane jalanin rutinitas ngumpulin teman-teman untuk menghidupkan rohis.

Pada suatu ketika ada kabar dari guru agama biar rohisnya ber RUH (wah berarti selama ini rohisnya mati dung g da RUH nya ??? ) maka beliau mencarikan kami pembimbing. Pertemuan pertama untuk kegiatan rohis ketika itu beliau minta waktunya malam. Serius denger malam waktu  buat main-main + istirahat pasti terganggu tu.. .Dalam hati berat banget mau ngikutin lagi tapi karena secara sepihak pak guru agama sudah naruh kepercayaan yam mau g mau harus ngikut ni, yang parahnya lagi g tau siapa orang yang akan jadi Pembina malam tu….
Sudah 30 menit kami nunggu dimushola sekolah ustad yang akan menjadi fasilitator untuk mengembangkan program2 di rohis belum juga muncul-muncul, tapi karna takut sama dosen agama sekaligus segen dan yang lainya karna takut juga nilai berkurang ( hehe manusiawi kan?) akhirnya ane dan teman2 sabar nungguin, 5 menit menjelang azan Isya akhirnya beliau datang, pertemuan pertama yang sangat amazing banget, ketemu dengan orang yang ramah, mukanya bersih banget dan yang terpenting energik serta ada kantong plastic yang di jinjingnya. Dan Itulah kantong kecil penyemangat.

Pertemuan malam itu diawali dengan ta’arufan tau bahasa kerenya introducelah, setelah itu beliau memberi tahu bagaimana mekanisme dan tahapan kegiatan yang katanya akan dilakukan secara rutin tiap minggunya, waduh denger tiap minggunya ni konsentrasi langsung melayang kemana-kemana yang pasti susah banget nerimanya. Ketika melihat raut kami sedikit lesu dan kurang semangat maka beliau mengambil bungkusan kecil yang tadi dijinjingnya dan dibukanya. Terjawab sudah rasa penasaran kami, tu bungkusan isinya goreng pisang, yang tadi lemes g semangat  hilang semua berganti semangat membara layaknya singa yang ketemu mangsanya dan pengen cepet-cepet nerkam, hehehe…. Begitulah setiap pertemuan setiap minggunya daya tarik terhebat buat kami supaya semangat dating adalah  goreng pisang, hehe maklumlah kan anak kos jadi butuh makanan tambahan.

Setelah beberapa kali pertemuan jujur banyak banget hal tentang agama yang hari ini ana peluk yang belum ane ketahui dan melalui kegiatan ngumpul tersebut satu-persatu memberikan tambahan ilmu yang bermanfaat.  Waktu itu kami sebenarnya belum tau apa namanya ngumpul2 seperti itu dan akhirnya ustad agus ( pengasuh rohis SMAN2 RH) member tahu kami nama kegiatan ngumpul mingguan itu namanya MENTORING.

Bahkan ketika di kampus juga nemuin yang namanya mentoring, atau lebih tepatnya maah disambut dnegan mentoring. Dan yang terpenting selama mengikuti mentoring g da yang sia-sia semua rasa berat, malas untuk datang kementoring akan terbayar tuntas ketika sampai di tempat mentoring, dari mentoring ini kita bisa belajar untuk memanajeman sifat ke “AKUAN” kita, belajar menjadi muslim yang bener2 muslim, belajar tentang hidup bermasyarakat, belajar saling memahami, belajar berkompetisi, belajar tentang keikhlasan dan kesabaran serta masih banyak lagi manfaat luar biasa dari lingkaran kecil yang menautkan hati-hati dari setiap orang yang ada di dalam lingkaran kecil tersebut yang disebut mentoring. Tapi yang jelas jangan sampai ikut mentoring karena termotivasi pisang goreng juga ya….

No comments:

Post a Comment