Sunday, December 9, 2012

Berkarya Sepenuh Hati


Dalam setiap kehidupan pastinya kita ingin sekali bersama-sama dengan orang yang hebat, cerdas, dan memiliki sisi-sisi baik lainya yang membuat kita selalu termotivasi ketika berada disampingnya. Bisa berkarya dan berpasangan dengan orang yang memiliki banyak kelebihan tentunya menjadi kebahagian tersendiri bagi siapapun, apa lagi pasangan dalam berkarya tersebut adalah lawan jenis kita. Begitulah fitrah kita sebagai masnusia yang di beri banyak rasa untuk berbagai macam hal yang kita lalui.

Ketika kita membuat karya bersama dengan orang yang secara tersirat kita memiliki rasa kepadanya pastinya siapapun akan memaksimalkan potensi yang dia miliki, karena akan malu jika yang dikerjakan jauh dari harapan, dalam artian lain lebih menguatkan kemampuan the power of kepepetnya. Ya inilah yang saya rasakan beberapa waktu yang lalu sebuah kenangan manis ketika bisa berkarya dengan orang hebat yang secara tidak langsung kita menaruh perasaan kepadanya, semua proses pasti akan terlalui dengan begitu indahnya walaupun banyak tantangan yang harus di hadapi, namun bagaimana pun juga profesionalitas dalam berkarya tetap harus terus dijaga agar tidak merusak semua yang telah dibangun bersama.

Setelah beberapa lama tidak ada komunikasi paska selesai dari menyelesaikan studi sarjana strata satu maka beberapa minggu yang lalu teman berkarya saya ketika masih dikampus kembali mengontak saya untuk bersama-sama membuat karya lagi. Ketika kami masih disibukan dengan perkuliahan strata satu kami berdua berkolaborasi mengikuti berbagai macam ivent, dan tidak jarang karya kami sering menjadi yang terbaik setiap ivent yang kami ikuti.

Kali ini kami kembali berkolaborasi untuk menyelesaikan sebuah projek yang sangat menarik apa lagi jika di lihat dari sisi manfaat untuk keberlangsungan orang banyak. Dia punya rencana mendirikan sebuah NGO yang bergerak di sosial masyarakat dan kami berkolaborasi untuk membangun pondasi sebagai langkah awal mewujudkan berdirinya LSM ini.

Pada kolaborasi kali ini benar-benar tersa beda dan istimewa menurut saya. Dulu ketika kami sering berkerjasama tidak pernah duduk bersama dalam menyelesaikan karya-karya kami, biasanya kami hanya berkomunikasi melalui email, chatting, SMS dan kadang kala telepon jika dirasa sangat penting, sehingga semua proses berlalu begitu saja, namun dari semua interaksi yang telah terlewatkan tersebut secara tidak langsung ada rasa kagum terhadap semua yang dia miliki mulai dari kecerdasan, cara berkomunikasi, ide-ide cemerlang, pantang menyerah, punya beribu motivasi untuk meghidupkan semangat yang redup dan masih banyak lagi yang lainya yang jelas yang positif-positif isinya. Untuk kolaborasi kali ini kami terpaksa menyelesaikan project kami dengan duduk bersama, jujur saja secara tidak disadari semua anggota tubuh jadi bergetar dan ada perasaan aneh yang menggebu-gebu, yang jelas semuanya terasa manis dan indah, namun itu semua mampu saya netralisir sebagai bentuk profesionalitas dalam berkarya, rasa gugup dan canggung berada didekatnya terpaksa saya hempaskan untuk menjaga track record saya sebagai patner berkarya yang berkompeten dan profesional. Tapi jujur hari itu benar-benar menjadi hari yang sangat manis dan menyenangkan buat saya, terlepas perasaan ini dibenarkan atau tidak diagama saya, ya beginilah namanya fitrah manusia dan alhamdulillah saya masih mampu mengontrolnya sehingga tidak terbawa arus kearah yang dilarang oleh agama saya, karena didalam agama saya tidak ada hubungan yang dianggap halal antara laki-laki dan perempuan yang tanpa diawali akad dan ijab kabul untuk memulai hidup bersama seperti yang diajarkan diagama saya.

Saya sangat bersyukur sekali pernah memiliki teman berkolaborasi dalam menghasilkan karya-karya yang banyak bermanfaat buat orang lain dan saya juga bersyukur atas sebagian kita nikmat rasa suka yang diteteskan di lubuk hati saya sebagai bagian dari manis asamnya pengalaman hidup sampai akhirnya benar-benar menemukan tambatan ahti yang sebenarnya.

Wah membuat tulisan ini saja yang secara KBBI masih banyak salah membutuhkan waktu 5 hari dan ini adalah hari ke 5. Untuk melengkapi tulisan ini ingin rasanya bersyair ataupun berpuisi....



ada lemah dalam diam
ada kagum dalam hati
ada rasa suka yang menggetarkan sendi-sendi
ada kesyukuran karena mampu memaknai

begitulah bulan berpegang kesetian dengan malam
begitu pula matahari berpegang kesetian terhadap siang
begirulah hati terus menjaga
agar rasa cinta tidak tertanam
tertanam dengan benih yang salah
tertanam pada tempat yang salah
tertanam pada waktu yang salah
dan tertanam dengan niat yang salah

ya itulah harapan
harapan untuk kebenaran dalam memaknai rasa dihati
harapan untuk kebenaran cinta dalam kesejatian
harapan yang bukan sekedar sinaran bulan ataupun mentari
harapan yang dirindukan para rahib dimalam hari
harapan yang dirindukan para syuhada disetiap hentakan langkahnya

ya harapan
atas cinta yang sebenarnya
yang terpercikan dari Yang Maha Satu
yang terbawa sampai ke Jannah yang abadi


 “Kenangan Manis untuk Giveaway Manis-Manis

2 comments:

  1. Berkarya bersama hasilnya pasti lebih maksimal ketimbang dikerjakan sendiri...
    Semoga apa yang dibangun bersama sahabat ini akan terus berkembang, bermanfaat bagi diri sendiri dan juga orang lain.
    Terima kasih sudah berpartisipasi dalam GA Manis-Manis.
    Salam!

    Marsudiyanto.

    ReplyDelete