Friday, November 2, 2012

Superior Chelsea di Atas MU



Superior Chelsea... ya itulah kalimat yang harus disematkan ke Chelsea untuk beberapa saat ini. Setelah seminggu yang lalu masih sangat gmablang teringat di benak kita bagaimana chelsea keluar lapangan dengan tertunduk, bukan lantaran kalah namun lebih dikarenakan kekecewaan yang mendalam akibat kinerja wasit yang dirasa sangat merugikan.

Pada minggu ini seakan tidak mau di bilang pencundang chelsea membuktikan bahwa mereka memang pantas untuk jadi yang terbaik dibritania raya untuk diawal musim ini, walau sudah ternoda akibat ulah wasit.


 Chelsea akhirnya membalas kekalahan yang mereka alami dari Manchester United di kompetisi liga utama beberapa hari lalu melalui kemenangan 5-4 di pertandingan babak keempat Piala Liga Inggris di Stamford Bridge, Rabu (Kamis dinihari WIB).

 Manchester United sebenarnya sudah diambang kemenangan ketika unggul 3-2 saat pertandingan hanya tersisa beberapa detik lagi.



 Tapi kemenangan tersebut akhirnya sirna akibat kesalahan pemain belakang United yang membuat Chelsea akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 3-3 dan memaksa perpanjangan waktu melalui tendangan penalti Eden Hazard menit ke-94.

 Daniel Sturridge dan Ramires memastikan kemenangan tuan rumah Chelsea dengan skor akhir 5-4 dan gol terakhir Manchester United kembali dicetak pemain veteran Ryan Giggs.


Berbeda saat mengalahkan Chelsea 3-2 pada pertandingan sebelumnya di kompetisi liga utama, Manchester United kali ini melakukan sepuluh perubahan susunan pemain.

Manchester unggul lebih dulu pada menit ke-22 melalui Ryan Giggs setelah Anderson berhasil merebut bola yang dikuasai Oriol Romeu di dalam kotak penalti.

Dengan mudah, pemain veteran tersebut berhasil menaklukkan kiper utama Petr Cech.

Namun keunggulan Manchester hanya bertahan 11 menit karena David Luiz berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui titik penalti.

Buruknya barisan pertahanan tuan rumah Chelsea membuat Manchester kembali memimpin 2-1 melalui gol Javier Hernandez setelah pemain asal Meksiko itu mendapat umpan matang dari Anderson.

Bagi Hernandez, gol ke gawang Chelsea tersebut adalah yang keenam dari sembilan pertandingan.

Pada menit ke-52, Gary Cahill menyamakan kedudukan menjadi 2-2 untuk Chelsea melalui sundulan kepala, sebelum tim tamu kembali unggul 3-2 melalui gol Nani.

Manchester United sudah diambang kemenangan ketika keunggulan 3-2 tersebut masih bisa dipertahankan sampai detik-detik terakhir sebelum petaka datang akibat kesalahan pemain belakang Scott Wooton menjatuhkan Ramires di dalam kotak penalti.

Eden Hazard yang dipercaya melakukan tendangan penalti akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 sehingga menyelamatkan tuan rumah Chelsea dari kekalahan.

Dua gol tambahan pada perpanjangan waktu dicetak oleh Sturridge pada menit ke-97 dan Ramires menit ke-116.

No comments:

Post a Comment