Malam Pertama: Kita Mulai Dari Rumah


https://www.birulangit.id/
Ramadhan Di Rumah Aja

Oleh: Dr. Afrianto Daud.
--
Birulangitid-Sejak azan maghrib tadi, kita resmi sudah memasuk malam pertama Ramadhan. Malam-malam yang kita yakini berbeda dengan malam-malam di hari biasa. Kita memasuki hari-hari spesial selama hampir sebulan ke depan. Rasulullah SAW menyebutnya sebagai bulan ampunan, bulan rahmat, dan bulan yang akan menjauhkan kita dari api neraka.

Pada beberapa Ramadhan, saya kadang memudurkan akun facebook saya. Tapi, sepertinya tidak pada Ramadhan kali ini. Akun facebook ini justru akan menjadi wasilah yang baik untuk tetap bersilaturrahim, menjadi media untuk merasakan suasana kebatinan Ramadhan secara online.

Bagi kawan-kawan yang memiliki link-link kajian online, silahkan diumumkan biar bisa kita cigap. Pun begitu bagi yang punya bisnis keperluan selama Ramadhan, seperti kebutuhan harian sampai yang jualan kolak cindua dan sejenisnya, silahkan kami dikabari. Mari kita nikmati suasana Ramadhan dengan gaya baru ini.

Ramadhan dengan lebih banyak di rumah adalah jalan bagi kita untuk kebaikan lain. Kita mungkin kehilangan suasana kebersamaan di masjid saat tarawih dan tadarrusan. Tapi, kita punya kesempatan lebih banyak menikmati suasana Ramadhan ini lebih intim dengan keluarga kita.

Bagi bapak-bapak, kita memang kehilangan kesempatan berjamaah di masjid. Tapi, pada saat yang sama kita memperoleh peluang untuk menjadi imam yang baik bagi anak-anak kita. Mulai lagi menghapal beberapa ayat Al-Quran, misalnya, agar bacaan sang imam di rumah tak hanya 'trio kulhu' saja. 

Apalagi esensi Ramadhan sesungguhnya adalah ibadah yang dinikmati dalam sepi. Karena memang puasa tak bisa langsung dilihat orang lain. Dia hanya urusan hamba dengan Tuhan-Nya. Maka, masa karantina adalah momen terbaik untuk 'berasyik-asyik' dengan Sang Pencipta.

Mari kita jalani Ramadhan ini dengan hati gembira. Perbanyak amal seperti biasa. Salah satunya banyak berdoa. Agar dunia ini segera bebas dari Corona. Karena Allah berjanji inilah masa ketika Allah mengijabah banyak do'a.
Semoga!

Demikian semacam kultum singkat malam pertama ini.